12 September 2021

PBAK UIN SGD Bandung 2021

Setelah dua tahun berjalan tanpa adanya kesibukan kuliah atau sekolah, akhirnya aku kembali terjun ke dunia pendidikan, dunia perkuliahan. Tapi tentu, tidak langsung kuliah dan mulai belajar. Karena sama halnya seperti SMP atau SMA, dunia perkuliahan pun dimulai dengan masa orientasi atau yang dulu lebih dikenal 'OSPEK'. Hanya saja, istilahnya sudah berganti. Bukan OSPEK. Melainkan PBAK yang merupakan singkatan dari Pengenalan Budaya dan Akademik Kemahasiswaan.

Namun karena masih pandemi, PBAK pun dilaksanakan secara daring. Semua kegiatannya dilakukan secara virtual melalui aplikasi Zoom. Tidak perlu pergi ke kampus, apalagi sampai berjemur di bawah terik matahari. Hanya saja, harus menyiapkan kuota internet dan baterai perangkat yang digunakan, semaksimal mungkin. Pokoknya, enak banget deh. Hehe.

Dari jadwal PBAK yang dibagikan, kegiatan dimulai sejak tanggal 29 Agustus 2021 pukul 9 pagi. Pada waktu tersebut, dijadwalkan bahwa seluruh mahasiswa UIN SGD Bandung diharuskan mengikuti geladi PBAK Universitas sampai pukul 10 pagi dengan mengenakan pakaian yang sopan. Meski pada kenyataannya sih, memang masuk Zoom-nya. Tapi tidak kondusif seperti yang diperkirakan. Malah kalau gak salah, pewaranya gak bersuara sama sekali di geladi itu.

Selanjutnya di tanggal 30 Agustus 2021, sekitar jam 06.52 pagi, geladi PBAK universitas baru dilaksanakan. Jelas lebih kondusif dari geladi universitas di hari sebelumnya. Tapi ya, tetap dibilang terlambat juga. Karena dari jadwal yang dibagikan, PBAK universitas semestinya dimulai dari pukul 06.00. Dengan ketentuan, mahasiswa harus mengenakan pakaian kemaja putih dan kerudung hitam (bagi perempuan) dan menyiapkan name tag yang sudah diberi nama beserta kalungnya. Tak lupa, background Zoom juga perlu diganti dengan background yang sudah ditentukan masing-masing fakultas. Sedangkan pada kenyatannya, pada waktu tersebut baru dilaksanakan geladi PBAK universitasnya. Bukan langsung PBAK universitas.

Lalu setelah geladi PBAK universitas selesai, sempat ada istirahat sekitar 20 menit. Saat itu, pewara bahkan menyuruh kami untuk sarapan dulu. Haha. Tapi, aku tidak sarapan dulu sih. Takutnya tiba-tiba mulai gitu, kan? Nantinya repot. Apalagi, dari pemberitahuan sebelumnya, penilaian PBAK ditentukan kehadiran yang harus mencapai 95%. Kalau tidak, mungkin perlu mengulang PBAK, #katanya, hehe.

Sekitar pukul 07.52, PBAK universitas baru saja resmi dimulai. Diawali pembacaan ayat suci Al-Qur'an, sambutan dari rektor, pemutaran video profil UIN, dan sebagainya. Di mana pada salah satu susunan acara tersebut, ada acara penyematan name tag kepada dua orang mahasiswa baru di tempat berlangsungnya acara secara luring oleh rektor. Yang mungkin, seharusnya para mahasiswa di rumah juga disematkan name tag oleh orang tuanya masing-masing. Tapi, tidak diperintahkan secara langsung sih ketika acara berlangsung. Jadi, tidak ada acara penyematan name tag oleh orang tua mahasiswa di rumah.

Setelah itu, sekitar jam 11 siang, ada waktu istirahat. Ya, gak benar-benar istirahat sih. Tetap masuk Zoom juga. Tapi bisa melakukan hal lain gitu, off cam dulu. Dan saat itu, aku memanfaatkan waktu untuk makan nasi. Ya, kan lapar. Wkwk. 

Sekitar pukul 11.30, para mahasiswa harus on cam lagi karena acara kembali dilanjutkan. Di mana acara saat itu adalah acara talkshow yang mewawancarai empat wakil rektor UIN SGD Bandung. Dan ketika itulah, para mahasiswa harus melakukan resume yang nanti disetorkan di akun PMB, pada menu PBAK.

Sekitar pukul 12.30, acara talkshow tersebut sudah selesai. Dan acara PBAK universitas pun resmi ditutup beberapa saat kemudian dengan tampilan seorang mahasiswa solois yang menyanyikan sebuah lagu. Sebenarnya, mahasiswa solois tersebut tidak hanya sekali menyanyi di acara tersebut. Tapi berkali-kali pada sela-sela susunan acara. Jadi, cukup menghiburlah dalam suatu acara yang sangat resmi seperti ini. Hehe.

Previous Post
Next Post

post written by:

0 Comments: